Tampilkan postingan dengan label profesionalisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label profesionalisme. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 April 2011

MAKE ART IN A COFFE














Things You'll Need

* Whole milk
* Espresso
* Straight walled steam pitcher with a sharp spout
* Espresso machine with a powerful steam wand
* 14 ounce (400 ml) latte cup
* Thermometer

1.Pour enough milk for one cup into the steam pitcher.

2.Put the steam wand at the bottom of the pitcher. Turn on the steam, and slowly raise the wand until it is near the top of the milk. Lower the pitcher as the milk rises so the steam wand stays 1 cm away from the top of the milk. The milk should not stretch too much nor should there be any big bubbles. This should create a smooth, velvety milk as opposed to the foam that sits atop most espresso drinks.

3.Allow the milk to reach 80 ºF (27 ºC). Then place the steam wand on the side of the pitcher, deep into the milk, positioning the pitcher to spin counterclockwise. Keep doing this motion until the milk heats to 150 ºF to 160 ºF (65 ºC - 70 ºC).

4.Shut the steam and remove the steam wand and thermometer from the milk. Clean the steam wand with a wet cloth.

5.Let the milk settle for a few seconds. This will allow a more velvety texture.

6.Swirl the milk vigorously. If you see any bubbles, pound the pitcher on the counter several times and go back to swirling the milk for 20 to 30 seconds.

7.Start pouring the milk into the espresso.
* To create a flower pattern: pour the milk about an inch (2 cm - 3 cm) away from the bottom. Once the cup is about half filled, gently shake the pitcher back and forth while slowly moving it backwards. The flower design will move forward, filling the cup. Do this with a shaking motion originating at the wrist instead of moving your hand back and forth.


* To create a heart pattern: Shake your hand as you would in making a flower. However, instead of moving backwards, keep your hand in the same general area, focusing on making a ringed circle.

8.Continue until the foam reaches the top of the cup. Then, sweep the rest of the milk up the center of the newly created pattern. Use a minimal amount to avoid sinking the pattern.
#

9.Embellish the design using stencils, powder, and milk foam. This step is optional, as many prefer to limit their latte art to "free form" methods, but you may want to experiment with the possibilities added by "etching."
* To write a word, such as "love" in the picture, melt milk chocolate and using a pin as a paintbrush drag the melting chocolate over the foamed milk. More commonly this is done by dipping said pointy object into the cream of the drink being decorated, and then transferring that cream stained foam to the pure white foam to 'draw' a design.


Tips

* You must use an espresso machine with a proper brew head and boiler and enough steam power to properly froth the milk. These machines can be quite expensive.
* Before trying this with milk, try it first with water. While water doesn't have the same consistency as milk, practicing with water will allow you to get familiar with pouring and shaking at the same time.
* Use fresh milk for every cup, even if you have milk left over from the previous cup.
* Start with very cold milk – keep the temperature right above freezing. Also, make sure you keep the steam pitchers refrigerated. Cold milk and steam pitchers will give you more time to create the smooth and velvety texture needed for latte art.
* Using 2% (aka 98% fat free milk) is recommended by baristas when you are developing your steaming/pouring skills. This milk has a better froth volume and consistency, making latte art easier.
* Use a cup with a wide mouth. It will allow you to see the developing latte art design more easily.
* Instead of using a thermometer, you can keep two fingers at the bottom of the pitcher. When you can't hold your fingers there without burning them, it's usually between 120 and 125 degrees.
* Try sprinkling chocolate powder into the cup before pouring the milk, it gives an interesting effect.

Warnings

* Do not let the milk heat to over 160 ºF (60-70 ºC), as this will limit the sweetness of the milk.
* Steam is very hot, take care not to burn yourself.





by

Sabtu, 26 Februari 2011

HACKER IRAN BERHASIL MEMBOBOL SITUS BERITA V.O.A





Washington - Hacker Iran dikabarkan berhasil membobol situs Web Voice Of America (VOA) pada Senin sore (21/2) waktu setempat atau Selasa kemarin, waktu Indonesia.

Seperti dikutip Washington Times, Rabu (23/2), hacker tersebut mengganti halaman dengan pernyataan dalam bahasa Persia dan Inggris yang mengatakan bahwa "We have proven that we can" artinya, kami telah membuktikan bahwa kami bisa.

Kelompok tersebut juga meninggalkan pesan kepada Menteri Luar Negeri AS, Hillary Rodham Clinton. "Mrs.Clinton Do you want to hear the voice of oppressed nations will from heart of USA ?" artinya Nyonya Clinton, Apakah kamu ingin mendengar suara bangsa tertindas dari jantung Amerika Serikat ? "

Pada layar halaman depan terdapat gambar bendera Republik Islam Iran, menunjukkan bahwa hacking berasal dari negara Iran atau pendukung negara tersebut .

Dalam sebuah pernyataan, Selasa (22/2), VOA mengatakan, "VOANews.com merupakan domain utama, bersama dengan berbagai domain terkait, terdaftar dengan Network Solutions yang dihack oleh pihak yang tidak diketahui."

"Hal ini memungkinkan hacker untuk mengarahkan VOA URL ke situs yang mengaku dijalankan oleh kelompok yang disebut Iran Cyber Army,"lanjut pernyataan tersebut.

Sebuah sumber tertutup mengatakan,"para hacker diyakini sebagai "tentara" dari Pengawal Revolusi Iran. Mereka tampaknya pernah menyerang di tempat lain di masa lalu, tapi ini pertama kalinya VOA telah terpengaruh .."

Lalu ditambahkan,"Ini bukan pelanggaran sistem internal atau layanan kami, sebagian besar situs harus kembali ke normal, tidak ada data yang hilang atau dikompromikan sebagai akibat dari peristiwa ini."(*/abi)

Jumat, 25 Februari 2011

KISAH SUKSES PARA PENGUSAHA INTERNET MUDA YANG BERINTELEKTUAL

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg dikenal sebagai sosok miliarder termuda, yang memulai debutnya di usia 19 tahun. Dia memulai membuat Facebook dari asrama Harvard pada tahun 2004 dan saat ini berusia 26 tahun. Ia juga menjadi filantropis yang menyumbangkan US$ 10 juta untuk sekolah distrik Newark NJ.

Sosok Zuckerberg yang masih muda memberi kisah yang insipiratif bagi semua. Namun sesungguhnya beberapa perguruan tinggi telah mencetak miliarder muda setiap tahun. Namun, menjadi miliarder muda tak semudah membalikkan telapak tangan.

Berikut lima pengusaha yang memulai kariernya di bawah 25 tahun.
1. Michael Dell, Pendiri dan CEO Dell Computers.
MichaelDell Kisah Sukses Para Pengusaha Dunia
Ia memulai debutnya pada usia 19 tahun. Dell meluncurkan komputernya pada 1984 tepat sebelum putus kuliah dari University of Texas. Melalui penjualan langsung, Dell menjual komputer dengan harga lebih murah sehingga mendapatkan banyak pelanggan. Pada usia ke 24, perusahaannya meraup pendapatan US$ 258 juta. Diperkirakan kekayaan terakhirnya sebesar US$ 13,5 miliar. Saat ini ia berusia 45 tahun.

Ia berpesan kepada pengusaha muda yang akan merintis usaha, “Anda harus bergairah dengan usaha itu. Lakukan yang benar-benar anda cintai dan membuat anda bersemangat,” ujarnya ketika diwawancarai dengan Academy of Achievement.
2. Catherin Cook
vert Kisah Sukses Para Pengusaha Dunia
Ia adalah pendiri myyearbook.com yang memulai bisnis pada usia 18 tahun. Pada 2005, Catherine dan adiknya mendirikan situs jejaring sosial yang berfungsi seperti buku tahunan digital. Isinya, berupa gambar teman, juga mata uang virtual yang sering disebut “lunch money”. Saat ini ia memiliki 20 juta anggota dan merupakan salah satu dari 25 situs web yang paling populer di AS. Saat ini ia berusia 20 tahun.

Kunci yang ia pegang yaitu,”Berhenti berpikir mengenai suatu hal, namun buatlah hal itu terjadi.”
Menurutnya, masa-masa di usia muda adalah waktu terbaik untuk memulai bisnis sendiri. Sebab, pada saat masih muda, anda tidak mempunyai tanggung jawab seperti halnya saat anda tua. “Seandainya anda gagal sekarang, setidaknya anda telah mempunyai pengalaman pertama yang membuat anda sukses berikutnya,” ujarnya.

3. Sean Belnick, pendiri BizChair.com.
105028 0 0 2 Kisah Sukses Para Pengusaha Dunia
Ia mulai mendirikan situsnya sejak usia 16 tahun. Belnick menjual perabot bisnis online selama hampir satu dekade. Namun ia baru lulus dari Sekolah Bisnis Goizueta Univeritas Emory.

Menurutnya untuk memulai sesuatu, tidak ada kata terlalu dini. Ketika berumur 14 tahun, ia menemukan banyak info di internet. “Lakukan penelitian dan temukan cara untuk melakukan apa yang ingin anda lakukan,” itu sarannya.

4. Juliette Brindak, pendiri/CEO MissOandFriends.com.
Juliette Brindak Kisah Sukses Para Pengusaha Dunia
Perempuan yang saat ini berusia 21 tahun ini memulai usahanya pada usia 19 tahun. Meski tak mau membocorkan berapa kekayaannya pada saat menjadi jutawan, namun nilai perusahaannya mencapai US$15 juta ketika ia masih berusia 19 tahun.

Pada umur 10 tahun, Brindak memulai dengan melukis kartun seorang gadis yang “keren” dan menjadi bintang di situs komunitas remaja pada 2005. Ia mempuyai saran: Carilah tim solid untuk mendukung ide anda.”Jika seseorang mulai meragukan perusahaan anda, serta apa yang anda lakukan, anda harus singkirkan mereka.”

5. Matt Mickiewicz, pendiri Sitepoint, 99 Deseigns and Flippa
matt mickiewicz headshot for mixergy Kisah Sukses Para Pengusaha Dunia
Menjadi miliarder sejak usia 22 tahun, dia meluncurkan perusahaan pertamanya pada 1998. Ia memilih media internet karena dapat menghubungkan dengan pelanggan dan bisa mendapatkan feedback langsung. Itulah yang membuatnya meluncurkan ide baru dengan biaya lebih murah.

Pesannya untuk pengusaha muda: “Buatlah ide-ide dengan memberikan solusi yang tidak dipunya orang lain.”

6. Jermaine Griggs, Pendiri Hear and Play Music Group
jermaineface Kisah Sukses Para Pengusaha Dunia
Ia memulai usahanya sejak usia 23 tahun. Griggs tertarik untuk mengajar musik seperti piano, drum, melalui telinga. Lebih dari 2 juta siswa mengunduh pelajaran musik secara online itu setiap tahunnya. Griggs berencana meluncurkan pusat belajar lewat jaringan televisi dan majalah.

Sarannya kepada pengusaha muda:”Pahamilah kekuatan pemasaran, tak hanya pada barang, namun diri anda sendiri dan ide anda. Pelajari bisnis sebelum anda terjun dan temukan orang yang memiliki impian dan aspirasi yang sama dengan anda”

7. David Hauser & Siamak Taghaddos, CEO Grasshopper Group
gotvmail Kisah Sukses Para Pengusaha Dunia
Keduanya mulai menjadi jutawan ketika berumur 24 dan 25 tahun. Keduanya bertemu di Kampus Babson, dimana mereka mengembangkan sistem telephone virtual yang didesain untuk melayani wirausaha. Hauser yang membangun teknologinya dan Taghaddos mendapat bagian pemasaran.

Pesan Taghaddos kepada pengusaha muda adalah “pendidikan membantu memoles jiwa wirausaha pada kita. Selalu cari peluang dalam setiap kesempatan dan tantangan dalam hidup anda. Kesuksesan adalah mencari solusi dalam setiap tantangan. Itu yang membantu anda, sedangkan uang adalah nomor dua.

8. Cameron Johnson
cameron Johnson Kisah Sukses Para Pengusaha Dunia
Ia meluncurkan selusin website antara 1998-2004 sebelum menginjak usia 20 tahun, lantas menjadi jutawan sebelum lulus SMA. Sejak usia 9 tahun, ia sudah memulai perusahaan percetakan dengan membuat kartu ucapan dari rumahnya. Pada usia 12 tahun, ia membukukan pendapatan US$50 juta dengan cara menjual koleksi Beanie Baby milik adiknya. Ia dianggap sebagai ikon pengusaha di Jepang dan sebutan “Beat Bos” dalam suat acara BBC. Namun, saat ini ia fokus menjadi penulis dan menjadi dosen tamu.

Sarannya bagi pengusaha muda: “Tempatkan dirimu di luar sana. Mulailah sesuatu dari yang kecil. Semakin anda menekan biaya awal, maka semakin mudah mendapatkan keuntungan. Beri nilai tambah bagi orang lain dan anda akan dihargai.”

Sumber:uniqpost